Jumat, 04 November 2011

BIMBINGAN DAN KONSELING Pandangan Bimbingan dan Konseling terhadap peserta didik adalah seorang individu yang mempunyai potensi untuk berkembang, sehingga pendidikan harus memberikan situasi yang kondusif bagi perkembangan potensi tersebut secara optimal. Pengertian bimbingan dan konseling di sekolah belum begitu luas dipahami oleh para guru dan kepala sekolah. Beberapa hal yang menunjukkan itu antara lain:Masalah profesi konselor; profesi konselor sekolah belum begitu diakui. Profesi ini nampaknya sulit untuk mendapatkan pengakuan, karena bervariasinya pendidikan pembimbing serta background pendidikan pelamar konselor sekolah. Selain itu, guru-guru bidang studi yag diperbantukan sebagai pembimbing di sekolah hanya memiliki pengetahuan yang minim sekali mengenai bimbingan dan konseling. SK...

Rabu, 02 November 2011

PROSES PEMBELAJARAN Secara umum, praktek pembelajaran dapat dikelompokkan ke dalam tiga kelompok utama, yaitu: (1) praktek pembelajaran yang hanya menyampaikan materi saja, (2) praktek pembelajaran yang berangkat dari kondisi buatan, di mana kondisi diciptakan sedemikian rupa, sehingga peserta didik dapat melakukan berbagai kegiatan yang beraneka ragam dalam mempelajari materi pembelajaran, (3) praktek pembelajaran yang memberikan kebebasan kepada peserta didik memilih materi pembelajaran sesuai dengan minat dan pilihannya, serta memberikan kebebasan kepada peserta didik untuk melakukan proses mempelajari materi pembelajaran tersebut. Pada kelompok pertama, guru berperan sebagai penyampai materi pelajaran. Guru biasanya berdiri di depan kelas, menghadapi sejumlah peserta didik, dan menjelaskan...

KONSEP DASAR PENDIDIKAN Pendidikan merupakan upaya yang dapat mempercepat pengembangan potensi manusia untuk mampu mengemban tugas yang dibebankan kepadanya, karena hanya manusia yang dapat dididik dan mendidik. Pendidikan dapat mempengaruhi perkembangan fisik, mental, emosional, moral, serta keimanan dan ketakwaan manusia. Pendidikan merupakan proses di mana seseorang mengembangkan kemampuan, sikap, dan bentuk perilaku lainnya dalam masyarakat di mana dia hidup. Pendidikan juga merupakan proses sosial di mana orang dihadapkan pada pengaruh lingkungan yang terpilih dan terkontrol (sekolah), sehingga mereka dapat memperoleh dan mengalami perkembangan kemampuan sosial dan kemampuan individu yang optimum. Dari beberapa pokok pikiran di atas, dapat digarisbawahi bahwa pendidikan berhubungan dengan:...

EVALUASI PERENCANAAN PEMBELAJARAN Komponen evaluasi sangat penting artinya untuk menilai apakah perencanaan dan proses pembelajaran berjalan secara optimal. Hasil evaluasi dapat memberi petunjuk kepada kita apakah sasaran yang ingin dituju dapat tercapai atau tidak. Dengan demikian dapatlah diperoleh umpan balik mengenai proses belajar mengajar yang dilaksanakan. Umpan balik digunakan sebagai dasar perbaikan-perbaikan yang diperlukan. Mengevaluasi dilakukan terhadap seluruh komponen, baik tujuan, materi, metode, maupun proses evaluasi itu sendiri. Evaluasi terhadap tujuan berkaitan dengan kelayakannya sebagai sasaran maupun arah yang hendak dituju. Karena tujuan mempunyai landasan, patut dipertanyakan, apakah dalam menentukan tujuan digunakan landasan yang kokoh. Tujuan itu juga merupakan...

Kamis, 27 Oktober 2011

PENGEMBANGAN PESERTA DIDIK Pengembangan peserta didik merupakan bagian dari kompetensi pedagogik yang harus dimiliki oleh guru. Tujuan dari pengembangan peserta didik itu sendiri adalah untuk mengaktualisasikan potensi yang dimiliki oleh peserta didik. Beberapa kegiatan yang dapat dijadikan sebagai sarana pengembangan diri peserta didik antara lain: (1) kegiatan ekstrakulikuler, (2) pengayaan dan remidial, dan (3) bimbingan dan konseling. 1. Kegiatan EkstrakulikulerKegiatan ekstrakulikuler merupakan kegiatan tambahan di suatu lembaga pendidikan yang dilaksanakan di luar kegiatan kurikuler. Ada banyak jenis kegiatan ekstrakulikuler yang bisa dilaksanakan untuk mengembangkan potensi peserta didik, antara lain: (1) olahraga, (2) kesenian, (3) pramuka, (4) PMR, (5) Paskibra, dan masih banyak...

Rabu, 26 Oktober 2011

TUJUAN PEMBELAJARAN MENURUT BENYAMIN S. BLOOMDomein Kognitif Domein Kognitif berkenaan dengan berpikir, mengetahui, dan pemecahan masalah. Domein ini mempunyai 6 (enam) tingkatan. Tingkatan yang paling rendah menunjukkan kemampuan yang sederhana, sedangkan yang paling tinggi menunjukkan kemampuan yang kompleks/rumit. Tingkatan tersebut, dimulai dari yang paling rendah, yaitu:1. Mengingat (Remember) 2. Memahami (Understand) 3. Menerapkan (Apply) 4. Menganalisis (Analyze) 5. Mengevaluasi (Evaluate) 6. Mencipta (Create) Penjabaran dari keenam tingkatan tersebut di atas adalah: 1. Mengingat (Remember) Mengingat diartikan sebagai mengeluarkan kembali (retrieve) pengetahuan yang relevan dari ingatan jangka panjang (long-term-memory). Mengingat ada dua macam, yaitu:(a) mengenali (recognize); yaitu...

Sabtu, 22 Oktober 2011

SILABUS PengertianSebelum guru membuat rencana pembelajaran, terlebih dahulu harus memahami silabus dan langkah pengembangannya, dikarenakan rencana pembalajaran disusun dan dikembangkan berdasarkan rumusan silabus yang telah ditetapkan. Salim (dalam Abdul Majid, 2009: 38) menyatakan bahwa silabus merupakan garis besar, ringkasan, ikhtisar, atau pokok-pokok isi dari materi pelajaran. Silabus digunakan untuk menyebut suatu produk pengembangan kurikulum berupa penjabaran lebih lanjut dari standar kompetensi dan kemampuan dasar yang ingin dicapai, serta pokok-pokok dan uraian materi yang perlu dipelajari peserta didik dalam mencapai standar kompetensi dan kemampuan dasar. Yulaelawati (dalam Abdul Majid, 2009: 39) menambahkan, silabus merupakan seperangkat rencana serta pengaturan pelaksanaan...

Kamis, 20 Oktober 2011

MELAHIRKAN KEMBALI INDONESIA MERDEKAOleh: Prof. Dr. H. Winarso Surakhmad, M.Sc. Ed. 1. Di Kelahirannya Sampai kemarin, ketika .... semua babi rusa, komodo dan badak cula, hidup terlindung petaka dalam satu undang-undang; Guruku malang, sebagai malaikat yang tirakat hidup penuh hampa; tanpa perlindungan sepenggal undang-undang. 2. Di Dunianya Tanpa sebuah kepalsuan semua guru meyakini guru artinya ibadah. Tanpa sebuah kemunafikan semua guru berikrar mengabdi kemanusian. Tapi dunianya .... ternyata tuli Setuli batu .... tak berhati Otonominya, kompetensinya, profesinya, hanya sepuhan pembungkus rasa getir. Tatkala dunianya tidak bersahabat, tidak mungkin menjadi guru yang Guru, hingga ketika guru syuhada, tiada tempat di makam pahlawan! 3. Di Hati Kecilnya Dengan sikap terbata-bata Dengan...